Jeritan Hati Nikita Mirzani dari Balik Jeruji Ditulis dalam Secarik Surat, Ini Isinya
"Di negeri ini, yang katanya menjunjung tinggi hukum, saya justru merasa seperti buruan yang dipaksa menjadi penjahat dalam sebuah skenario yang terus berubah-ubah," tulis Nikita.
Lebih jauh, dia menyinggung perubahan pasal yang dinilainya terjadi selama proses hukum berjalan.
"Pasal-pasal diganti sesuka hati, seolah-olah kebenaran bisa dicocok-cocokkan demi sebuah hukuman yang dipaksakan. Di mana nurani itu disimpan ketika hukum tak lagi menjadi pelindung?" lanjutnya.
Bagian paling menyayat dari surat tersebut adalah saat Nikita berbicara tentang anak-anaknya. Dia mengaku telah menjalani kehidupan selama satu tahun di balik jeruji untuk kesalahan yang menurutnya tidak pernah dilakukan.
Rasa sakit itu, kata dia, bukan semata karena penjara, melainkan karena harus terpisah dari buah hatinya.