Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sarwendah Dituduh Dalang di Balik Kasus Hukum Betrand Peto, Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Korban Dugaan Tidak Kekerasan Betrand Peto Jalani Pemeriksaan Psikologis di LPSK

Kamis, 17 September 2026 - 18:17:00 WIB
Korban Dugaan Tidak Kekerasan Betrand Peto Jalani Pemeriksaan Psikologis di LPSK
Korban dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang menyeret Betrand Peto (tengah), ANW (26) menjalani asesmen psikologis intensif di LPSK, Kamis (17/9/2026). (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Berdasarkan penuturan korban setelah pemeriksaan, psikolog LPSK banyak menggali aspek hubungan kekeluargaan. Pertanyaan juga mencakup hubungan ANW dengan keluarga serta dukungan yang diterimanya.

"Cerita yang kami dengar, banyak pertanyaan dari psikolog mengarah pada soal keluarga, bagaimana hubungan klien kami dengan keluarga, dan bagaimana support dari keluarga," kata Thulus.

Terkait hasil asesmen, tim kuasa hukum masih menunggu kesimpulan dari psikolog LPSK. Hasil tersebut diperkirakan diterima dalam satu hingga dua hari ke depan.

"Hasilnya belum diinformasikan. Maka terkait rencana pemulihannya seperti apa, tentu belum bisa dipublikasikan. Kita tunggu dulu hasilnya, nanti psikolog yang akan menentukan langkah-langkah pemulihan apa yang diperlukan," kata Thulus.

Thulus juga meminta masyarakat dan media menghormati privasi ANW selama proses hukum dan pemulihan berlangsung. Menurut dia, kondisi psikis kliennya masih rentan dan membutuhkan ruang pribadi.

"Klien kami ini sedang dalam keadaan tertekan. Maka kami mengajak masyarakat dan rekan-rekan media bersama-sama melindungi hak privasi klien kami, karena itu merupakan amanat Undang-Undang TPKS," kata Thulus.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut