Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alasan Menkes Larang Perempuan Berhubungan dengan Cowok Perokok
Advertisement . Scroll to see content

Pasangan Suka Merokok, Ini Bahaya Perempuan Jadi Perokok Pasif

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:05:00 WIB
Pasangan Suka Merokok, Ini Bahaya Perempuan Jadi Perokok Pasif
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahaya serius yang mengintai perempuan menjadi perokok pasif. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menjelaskan, kandungan karsinogen dalam asap tembakau dapat merusak DNA dan memicu terjadinya kanker serviks. Selain itu, paparan nikotin dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko kanker melalui percepatan perkalian sel dan menghambat proses kematian sel secara normal.

Tak hanya itu, asap rokok juga berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh perempuan. Paparan zat berbahaya dari rokok dapat menurunkan imunitas terhadap Human Papillomavirus (HPV) karena berkurangnya jumlah sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi.

Mengutip American Cancer Society, Budi menyebutkan perempuan perokok memiliki risiko dua kali lipat terkena kanker serviks dibandingkan perempuan yang tidak merokok. Bahkan, produk sampingan tembakau ditemukan dalam lendir serviks perempuan perokok dan dapat mempercepat perkembangan sel kanker.

Meski demikian, Budi menegaskan bahwa upaya pencegahan dan deteksi dini kini semakin mudah diakses. Pemerintah telah menyediakan layanan skrining kanker payudara dan kanker serviks di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama.

“Kabar baiknya, kalau kamu punya faktor risiko, kamu bisa screening kanker lewat layanan cek kesehatan gratis di Puskesmas,” ujarnya.

Layanan tersebut mencakup pemeriksaan payudara klinis, ultrasonografi (USG), serta tes HPV DNA untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini. Budi pun mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan berani menjauhi paparan asap rokok demi menjaga kesehatan jangka panjang.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut