Derek Chauvin, Polisi Pembunuh George Floyd Dibebaskan dari Penjara Minnesota

Ahmad Islamy Jamil ยท Kamis, 08 Oktober 2020 - 17:49:00 WIB
Derek Chauvin, Polisi Pembunuh George Floyd Dibebaskan dari Penjara Minnesota
Derek Chauvin. (Foto: AFP)

MINNESOTA, iNews.idDerek Chauvin, polisi yang membunuh George Floyd dibebaskan dari penjara Minnesota, AS. Lelaki itu dibebaskan dengan jaminan 1 juta dolar AS (setara Rp14,7 miliar).

Beberapa bulan lalu, kematian Floyd—pria kulit hitam—memicu gerakan protes massal di seantero AS. Insiden tersebut menjadi luapan ekspresi warga negeri Paman Sam atas akumulasi rasa muak mereka terhadap sikap rasial polisi-polisi AS.

Chauvin menindih leher Floyd dengan lututnya, hingga menyebabkan pria keturunan Afrika itu tewas karena kehabisan napas pada 25 Mei lalu di Kota Minneapolis. Chauvin lalu didakwa dengan penghilangan nyawa orang secara tak sengaja, serta pembunuhan tingkat dua dan tiga sesuai hukum pidana AS.

Kantor Sheriff County Hennepin, Minnesota, mengunggah kabar pembebasan Chauvin setelah mantan polisi itu lebih dari empat bulan mendekam di penjara. Syaratnya, dia harus tetap berada di Minneapolis sampai persidangan kasusnya digelar. Artinya, lelaki itu kini berstatus tahanan kota.

Baik Chauvin maupun kuasa hukumnya tidak memberikan komentar, Rabu (7/10/2020) waktu AS. Akan tetapi, pengacara keluarga Floyd, Ben Crump, mengecam pembebasannya.

“Derek Chauvin memberikan jaminan 1 juta dolar AS hari ini, membeli kebebasannya setelah merenggut George Floyd dari hidupnya hanya gara-gara uang senilai 20 dolar AS,” ungkap Crump dalam sebuah pernyataan di Twitter, dikutip AFP, Kamis (8/10/2020) WIB.

“Pembebasannya dengan jaminan adalah pengingat yang menyakitkan bagi keluarga George (Floyd) bahwa kita masih jauh dari keadilan,” tuturnya.

Chauvin, berusia 44 tahun yang telah dipecat dari dinas Kepolisian Minneapolis itu, akan diadili pada Maret 2021 bersama dengan tiga mantan polisi lainnya atas kematian Floyd—yang memicu demo antirasial terbesar di AS sejak 1960-an.

Tiga rekan Chauvin, yaitu Thomas Lane, Alexander Kueng, dan Tou Thao didakwa dengan pasal “membantu dan bersekongkol untuk penghilangan nyawa orang secara tak sengaja dan pembunuhan tingkat dua”. Ketiga polisi itu ikut berpartisipasi dalam penahanan Floyd ketika korban terbunuh.

Ketiganya dibebaskan lebih awal, juga dengan jaminan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Bagikan Artikel: