Duh, Bunuh Diri di Jepang Melonjak saat Gelombang Kedua Pandemi Covid

Ahmad Islamy Jamil ยท Selasa, 19 Januari 2021 - 08:22:00 WIB
Duh, Bunuh Diri di Jepang Melonjak saat Gelombang Kedua Pandemi Covid
Warga Jepang di tengah pandemi Covid-19 (ilustrasi). (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id – Tingkat bunuh diri di Jepang melonjak pada gelombang kedua pandemi Covid. Sebuah studi menunjukkan, fenomena itu terutama terjadi di kalangan perempuan dan anak-anak.

Padahal, tingkat bunuh diri di negeri sakura sempat turun pada gelombang pertama wabah virus corona. Ketika itu, pemerintah setempat mengucurkan subsidi atau semacam bantuan sosial (bansos) kepada warga untuk meringankan beban mereka saat menghadapi pandemi.

Tingkat bunuh diri di Jepang sepanjang Juli-Oktober lalu naik 16 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka itu mengalami pembalikan cukup tajam dari penurunan pada Februari-Juni 2020 sebesar 14 persen. 

Data tersebut di atas terangkum dalam studi yang dilakukan para peneliti di Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong bekerja sama dengan Institut Gerontologi Metropolitan Tokyo. 

“Tidak seperti keadaan ekonomi normal, pandemi ini secara tidak proporsional memengaruhi kesehatan psikologis anak-anak, remaja, dan perempuan (terutama ibu rumah tangga),” ungkap para penulis dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Human Behavior, Jumat (15/1/2021) lalu, dikutip kembali Reuters, Selasa (19/1/2021).

Menurut studi tersebut, penurunan angka bunuh diri di Jepang pada periode Februari-Juni 2020 dipengaruhi oleh beberapa faktor yang terkait dengan penanganan wabah Covid-19, seperti subsidi pemerintah, berkurangnya jam kerja, dan penutupan sekolah. 

Namun, penurunan itu berbalik pada bulan-bulan berikutnya. Tingkat bunuh diri di negeri samurai melonjak 37 persen pada kelompok perempuan. Jumlah itu sekitar lima kali lipat tingkat bunuh diri di kalangan pria Jepang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2