Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Obat Crestor dan Lipitor di Indonesia Lebih Mahal dibanding Malaysia, Menkes Bongkar Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi 6 Mahasiswa UPNM Dihukum Gantung di Malaysia karena Siksa Teman sampai Tewas

Kamis, 25 Juli 2024 - 06:11:00 WIB
Kronologi 6 Mahasiswa UPNM Dihukum Gantung di Malaysia karena Siksa Teman sampai Tewas
Ilustrasi hukuman gantung. (Foto: Ist.)
Advertisement . Scroll to see content

30 September 2021

Hakim Pengadilan Tinggi Datuk Azman Abdullah mendengarkan pengajuan akhir tuntutan dan pembelaan dan menetapkan tanggal 2 November 2021 untuk pengambilan keputusan.

2 November 2021

Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur memutuskan keenam terdakwa bersalah karena melukai Zulfarhan dengan sengaja tetapi tanpa niat untuk membunuh. Pengadilan Tinggi juga menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada 12 taruna lainnya.

3 November 2021

Majelis Kejaksaan Agung Malaysia mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tinggi terhadap hukuman 18 tahun penjara yang dijatuhkan kepada enam mahasiswa UPNM yang terbukti menyebabkan meninggalnya Zulfarhan, tanpa adanya niat membunuh. Pengadilan Banding Malaysia menetapkan tanggal 23 Juli 2024 untuk mengambil keputusan kasasi 18 eks mahasiswa UPNM.

23 Juli 2024

Enam taruna UPNM divonis mati oleh Pengadilan Tinggi atas pembunuhan Perwira Kadet TNI Angkatan Laut Zulfarhan Osman Zulkarnain tujuh tahun lalu.

Pengadilan Banding Malaysia membatalkan hukuman 18 tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur terhadap enam terdakwa dan menggantinya dengan hukuman mati di tiang gantungan.

Majelis hakim yang beranggotakan tiga orang itu juga membatalkan hukuman tiga tahun penjara yang dijatuhkan kepada 12 mantan mahasiswa lain di universitas yang sama karena melukai Zulfarhan menjadi empat tahun penjara.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut