Turki Kecewa Negara Mayoritas Muslim Kosovo Dirikan Kantor Misi untuk Israel di Yerusalem

Anton Suhartono ยท Minggu, 06 September 2020 - 16:02 WIB
Turki Kecewa Negara Mayoritas Muslim Kosovo Dirikan Kantor Misi untuk Israel di Yerusalem

Turki kecewa Kosovo dirikan kantor misi untuk Israel di Yerusalem (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Turki mengungkapkan kekecewaan atas keputusan Kosovo mendirikan kantor misi untuk Israel di Yerusalem. Pendirian kantor misi tersebut merupakan bentuk pengakuan negara berpenduduk mayoritas muslim itu bahwa Yerusalem ibu kota Israel.

Turki termasuk negara pertama yang mendukung kemerdekaan Kosovo dari Serbia pada 2008.

"Pemikiran para pejabat Kosovo untuk mengambil keputusan yang jelas melanggar hukum internasional itu mengecewakan," demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Turki, Minggu (6/9/2020), seperti dikutip dari AFP.

Kemlu Turki mendesak kepemimpinan Kosovo menghindari langkah-langkah yang bisa membahayakan status hukum Yerusalem.

Status Yerusalem masih diperebutkan sesuai hukum internasional. Keputusan mengenai pembagian wilayah Yerusalem harus sesuai perundingan damai Israel dan Palestina, bukan diakui secara sepihak.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Jumat (4/9/2020) mengumumkan Serbia akan menjadi negara Eropa pertama yang memindahkan kedubesnya ke Yerusalem.

Kosovo juga akan mendirikan kantor misi di Yerusalem dan sebagai imbalannya negara itu mendapat pengakuan dari Israel.

Dalam pernyataan terpisah pada Sabtu malam, Kemlu Turki juga mengungkapkan keprihatinan atas keputusan Serbia.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2 Tampilkan Semua