Anies Kaji Taksi Online Terbebas dari Kebijakan Ganjil-Genap

Wildan Catra Mulia ยท Selasa, 13 Agustus 2019 - 11:15 WIB
Anies Kaji Taksi Online Terbebas dari Kebijakan Ganjil-Genap

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/ (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

<p>JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mengkaji kepastian kendaraan taksi online bakal terbebas dari kebijakan ganjil-genap di beberapa ruas jalan Ibu Kota. Hal yang sama juga terkait pemberian stiker sebagai tanda bagi armada taksi online.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya masih membahas hal tersebut dengan pihak-pihak terkait, seperti aplikator transportasi berbasis online.

"Saat ini masih dalam fase pembahasan karena itu jangan buru-buru menyimpulkan bahwa nanti akan finalnya seperti apa, kita sedang mengkaji aturan yang ada. Kita sedang berbicara pada semua stakeholder," katanya di Balai Kota, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

BACA JUGA:

Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap, Polisi dan Dishub Bagi-Bagi Brosur

Perluasan Ganjil-Genap Diuji Coba Hari Ini

Ini Imbauan Anies ke Masyarakat soal Perluasan Kebijakan Ganjil-Genap

Anies mengakui pada Jumat, 9 Agustus 2018 pihaknya sudah berbicara dan menyusun kerja sama dengan aplikator dari taksi online. Namun begitu, setiap poin yang dihasilkan dalam pembicaraan itu mesti mendapat persetujuan dari berbagai pihak. Salah satu poinnya yakni mengenai terbebasnya taksi online dari ganjil-genap.

"Di antaranya adalah ganjil genap tapi tidak serta merta sudah ada keputusan bahwa taksi online akan pasti dikecualikan, itu belum. Itu belum menjadi keputusan karena kita harus bicara dengan semua pihak termasuk dengan organda. Kita juga akan bicara dengan Dirjen Perhubungan," tuturnya.

Mantan menteri pendidikan dan kebudyaaan itu memastikan dalam mengeluarkan kebijakan, Pemprov DKI terbuka terkait masukan dan kritikan agar dapat menjadi perbaikan dalam memimpin Ibu Kota.

"Yang paling utama adalah menurunkan kepadatan lalu lintas agar bisa menurunkan pencemaran udara akibat kendaraan," ujar mantan rektor Universitas Paramadina ini.


Editor : Djibril Muhammad

TAG : .