Efek Jokowi Telepon Kapolri, 24 Preman di Jakarta Utara Langsung Disikat

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 10 Juni 2021 - 20:53:00 WIB
Sebanyak 24 preman di Jakarta Utara langsung disikat usai Presiden Jokowi meminta Kapolri menindak premanisme. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menelepon Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo setelah mendengar keluhan sopir truk tentang pemalakan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kapolri pun berjanji segera membersihkan kawasan Tanjung Priok dari aksi premanisme.

Efek telepon Jokowi kepada Kapolri pun langsung terasa efeknya. Polres Metro Jakarta menangkap sebanyak 24 preman yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir truk kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok. 

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan menjelaskan para pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda dan saat ini tengah diperiksa secara intensif.

"Sudah kita amankan ada 24, lagi kita periksa secara intensif," kata Guruh di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Lokasi pertama penangkapan di depo PT Greating Fortune Container dan lokasi kedua di depo PT Dwipa Kharisma Mitra Jakarta. Meski penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda namun modus mereka sama. Para preman meminta bayaran dari para sopir truk secara tidak resmi.

Guruh menjelaskan, saat ini polisi masih mendalami keterangan identitas para pelaku termasuk dugaan bos yang memungut dari mereka. Dia mengatakan, jika nantinya masih ditemukan kembali praktik pungli, pihaknya tidak segan untuk menindak tegas mereka.

"Ya kalau masih terjadi lagi akan kita tindak tegas. Ini kan memberatkan para pengemudi," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2