15 Contoh Soal Hidrolisis Garam Lengkap dengan Pembahasannya
Sehingga
Kh =10⁻¹⁴210⁻⁵
=0,510⁻⁹= 510⁻¹⁰
b) pH larutan
Data:
500 mL larutan (NH₄)₂SO₄ 0,8 M
Reaksi hidrolisisnya:
(NH₄)₂SO₄ → 2NH₄⁺ + SO₄²⁻
0,4 M 0,8 M
(Menjadi 0,8 M karena koefisien NH₄⁺nya 2)
[H+] dan pH yang terjadi:
[H⁺] = 10⁻¹⁴2×10⁻⁵×0,8=210⁻⁵
pH = - log (2×10⁻⁵) = 5 – log 2
14. Hitunglah pH larutan dari NaCN 0,1 M jika Ka HCN = 4,9 × 10⁻¹⁰
Pembahasan contoh soal hidrolisis garam:
NaCN → Na⁺ + CN⁻. Na⁺ adalah ion dari basa kuat dan CN⁻ adalah ion dari asam lemah. Jadi soal ini adalah hidrolisis garam dari asam lemah dan basa kuat. Karena mengandung basa kuat maka kita hitung [OH⁻] dengan cara di bawah ini:
[OH⁻] = 10⁻¹⁴0,14,910⁻¹⁰
[OH⁻] = 1/7 × 10⁻²
pOH = - log [OH⁻] = - log 1/7 × 10⁻²
pOH = 2 + 0,85 = 2,85
pH = 14 – pOH = 14 – 2,85 = 11,15
15. Hitunglah konsentrasi OH⁻ dan pH larutan NaOCN 1 M bila Ka HOCN = 3,3 × 10⁻⁴
Pembahasan:
NaOCN → Na⁺ + OCN⁻. Na⁺ adalah ion dari basa kuat dan OCN⁻ adalah ion dari asam lemah, sehingga soal ini merupakan hidolisis asam lemah dan basa kuat. Cara menentukan ion OH⁻ dan pH sebagai berikut:
[OH⁻] = 10⁻¹⁴×13,310⁻⁴=0,5510⁻⁵=5-0,6=4,4
pH = 14 – 4,4 = 9,6
Jadi itulah beberapa contoh soal hidrolisis garam yang bisa kamu jadikan bahan untuk belajar di rumah. Semoga bermanfaat!
Editor: Puti Aini Yasmin