Geger Ada Karyawan RI Punya Rekening Rp12,49 Triliun, PPATK Ungkap Faktanya
PPATK menambahkan, dalam aspek penerimaan negara, kerja sama antara PPATK dan Direktorat Jenderal Pajak melalui penyampaian produk intelijen keuangan berkontribusi nyata terhadap optimalisasi penerimaan negara. Total nilainya mencapai Rp18,64 triliun selama periode 2020 hingga Oktober 2025.
"Sepanjang tahun 2025, PPATK telah menghasilkan 173 hasil analisis, 4 hasil pemeriksaan, dan 1 informasi terkait sektor fiskal ini dengan nilai transaksi yang dianalisis mencapai Rp934 triliun," tulis PPATK.
PPATK Ingatkan Bahaya Candu Judi Online, Butuh Waktu 10 Tahun untuk Bisa Sembuh
Selain temuan di bidang perpajakan, laporan PPATK juga mencatat berbagai aliran dana mencurigakan di sektor lain di antaranya korupsi dengan nominal transaksi yang dianalisis mencapai Rp180,87 triliun. Kemudian, narkotika dengan total nominal transaksi mencapai Rp4,79 triliun.
PPATK juga mencatat perputaran dana judol pada tahun 2025 sebesar Rp286,84 triliun yang dilakukan dalam 422,1 juta kali transaksi. Jumlah perputaran dana ini menurun 20% dibandingkan tahun 2024, yaitu sebesar Rp359,81 triliun.
Perputaran Uang Judol Tembus Rp976,8 Triliun, PPATK Soroti Keterlibatan ASN
Editor: Maria Christina