Ini Sektor Perkantoran yang Diizinkan WFO Selama PPKM Jakarta

Ami Heppy S ยท Kamis, 07 Juli 2022 - 10:55:00 WIB
Ini Sektor Perkantoran yang Diizinkan WFO Selama PPKM Jakarta
Sektor Perkantoran yang Diizinkan WFO Selama PPKM Jakarta (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Inilah deretan sektor perkantoran yang diizinkan WFO selama PPKM Jakarta. Diketahui, pemerintah secara resmi menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 di DKI Jakarta mulai 5 Juli 2022 hingga 1 Agustus 2022. 

Dalam penerapannya, PPKM level 2 ini berdampak pada aturan masuk kantor dimana jumlah karyawan yang work from office (WFO) tidak boleh 100 persen. Kendati demikian, tetap ada sejumlah sektor yang karyawannya diizinkan bekerja dengan kapasitas 100 persen di kantor. Sektor apa sajakah itu?

Dirangkum iNews.id dari berbagai sumber, inilah sektor perkantoran yang diizinkan WFO selama PPKM Jakarta.

Sektor Perkantoran yang Diizinkan WFO Selama PPKM Jakarta

Berdasarkan Instruksi Mendagri No. 33 Tahun 2022 tentang PPKM Level 1 dan 2 di Jawa dan Bali, sektor yang diizinkan karyawannya bekerja 100 persen dari kantor ialah sektor kritikal yang meliputi: 

1.kesehatan;
2.keamanan dan ketertiban;
3.penanganan bencana;
4.energi;
5.logistik, pos, transportasi dan distribusi terutama untuk kebutuhan pokok masyarakat;
6.makanan dan minuman serta penunjangnya, termasuk untuk ternak/hewan peliharaan;
7.pupuk dan petrokimia;
8.semen dan bahan bangunan;
9.obyek vital nasional;
10.proyek strategis nasional;
11.konstruksi (infrastruktur publik termasuk infrastruktur telekomunikasi dan penyiaran);
12.utilitas dasar (listrik, air dan pengelolaan sampah)

Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan maksimal 75 persen WFO bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

"Sektor non esensial diberlakukan maksimal 75% WFO bagi pegawai yang sudah divaksin. Sementara sektor esensial dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75% staf untuk lokasi yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat," tulis Instruksi Mendagri.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda