Munas Ditutup, Ini 10 Pernyataan Politik Partai Golkar
JAKARTA, iNews.id - Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar 2019 resmi ditutup pada Kamis (5/12/2019) malam. Selain menetapkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Partai Golkar, munas juga menghasilkan 10 pernyataan politik.
Pernyataan politik tersebut antara lain menyangkut sejumlah isu-isu nasional, antara lain percepatan diterbitkannya undang-undang tentang ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Kesepuluh pernyataan tersebut dibacakan oleh Anggota Steering Committee Munas X Partai Golkar 2019 Ace Hasan Syadzily.
Pernyataan politik tersebut, pertama, sebagai pembela dan pengamal Pancasila, Partai Golkar senantiasa konsisten melaksanakan ideologi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
"Dalam kaitan itu Golkar mengajak seluruh komponen bangsa meneguhkan mengamalkan dan menyosialisasikan Pancasila sejak usia dini serta memperjuangkan lahirnya UU Pembinaan Ideologi Pancasila," kata Ace saat membacakan 10 hasil dari Komisi C Munas X Partai Golkar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (5/12/2019).
Kedua, Partai Golkar mendorong terwujudnya kehidupan keagamaan yang moderat toleran dan menghargai perbedaan serta tidak beri ruang ke pihak manapun yang ingin melakukan tindakan radikal yang dapat mencederai nilai kemanusiaan dan merusak kehidupan kebangsaan.