Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana soal Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI: Ada Alasan Pribadi
Advertisement . Scroll to see content

Mundurnya Perry Warjiyo dan Tiga Risiko yang Tidak Boleh Diremehkan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:19:00 WIB
Mundurnya Perry Warjiyo dan Tiga Risiko yang Tidak Boleh Diremehkan
Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI. (Foto: Dok/IMG/Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi ini terjadi setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga secara kumulatif 100 basis poin sejak Mei untuk menahan tekanan terhadap rupiah dan menarik kembali modal asing. 

Rupiah pernah menyentuh rekor terendah Rp18.190 per dolar Amerika Serikat pada 8 Juni 2026. Tekanan tersebut bukan semata-mata akibat faktor global, tetapi juga dipengaruhi kekhawatiran pasar mengenai kesehatan fiskal, konsistensi kebijakan pemerintah, dan independensi bank sentral. 

Dalam situasi seperti itu, pengunduran diri gubernur BI berpotensi menciptakan tambahan premi ketidakpastian. Investor tidak langsung menunggu penjelasan panjang mengenai alasan pribadi atau dinamika internal. 

Mereka akan lebih dahulu menilai apakah kebijakan moneter tetap konsisten, apakah intervensi valuta asing dilanjutkan, dan apakah pengganti Perry memiliki kewenangan serta independensi yang memadai.

Respons pertama pasar biasanya bersifat defensif. Investor dapat mengurangi kepemilikan aset rupiah, menahan pembelian surat utang negara, atau memindahkan sebagian dana ke aset dolar. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut