Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana soal Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI: Ada Alasan Pribadi
Advertisement . Scroll to see content

Mundurnya Perry Warjiyo dan Tiga Risiko yang Tidak Boleh Diremehkan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:19:00 WIB
Mundurnya Perry Warjiyo dan Tiga Risiko yang Tidak Boleh Diremehkan
Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI. (Foto: Dok/IMG/Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

Ini artinya, biaya pergantian gubernur BI yang tidak dikelola dengan baik dapat masuk langsung ke APBN. Pemerintah harus membayar bunga lebih besar ketika menerbitkan Surat Berharga Negara. 

Ruang fiskal yang seharusnya digunakan untuk pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, infrastruktur dasar, dan pelayanan publik justru terserap untuk pembayaran bunga.

Beban tersebut pada akhirnya tidak ditanggung oleh pejabat yang mengambil keputusan, tetapi oleh pembayar pajak dan masyarakat penerima layanan publik. 

Ketika biaya utang meningkat, pemerintah menghadapi pilihan yang sama-sama sulit: menaikkan penerimaan, memangkas belanja, menambah utang, atau mengurangi kualitas program. Pada titik inilah persoalan kepemimpinan bank sentral berubah menjadi persoalan distribusi beban publik.

Tekanan juga dapat masuk ke sektor perbankan. Pada Rapat Dewan Gubernur 21 sampai 22 Juli 2026, Bank Indonesia mempertahankan BI Rate pada 5,75 persen, setelah sebelumnya melakukan pengetatan untuk mempertahankan stabilitas rupiah. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut