Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ekonom Ungkap IMIP Masih Rekrut TKA China, Pertanyakan Kontrol Imigrasi
Advertisement . Scroll to see content

Negara Rugi Imbas Ekspor Nikel, Pakar Sebut Ada Perbedaan Data Bea Cukai RI-China

Rabu, 03 Desember 2025 - 01:05:00 WIB
Negara Rugi Imbas Ekspor Nikel, Pakar Sebut Ada Perbedaan Data Bea Cukai RI-China
Pakar Ekonomi Politik, Ichsanuddin Noorsy dalam program Rakyat Bersuara disiarkan di iNews, Selasa (2/12/2025). (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

Lebih lanjut, dia mengklaim bahwa sebagian besar proses ekspor berjalan tanpa adanya dokumentasi resmi.

"Anda dicuri? Istilahnya bukan lagi under-invoicing. Nothing invoicing. Nggak ada kertas. Yang punya cuma mereka," tuturnya.

Ichsanuddin juga menyoroti kurangnya kontrol negara di kawasan industri tersebut. Ia menyebut bahwa bupati hingga gubernur tidak memiliki akses masuk ke area IMIP. 

Pihak IMIP menggunakan alasan bahwa kawasan tersebut merupakan "alat vital negara" untuk menjaga sifat eksklusif dan tertutup, padahal ini seharusnya menjadi tanggung jawab pejabat vital negara seperti gubernur dan bupati.

"Bukan hanya bupati yang nggak bisa masuk. Gubernur juga DPR, gubernur nggak bisa masuk. Terbuka aja kalau gitu. Jadi, kalau kita ngontrol disitu karena... Tadi mereka punya alasan sebagai kalau pakai bahasa mereka, mereka bilang alat vital negara," pungkas Ichsanuddin.

Dia menegaskan, karena IMIP adalah salah satu smelter terbesar di dunia, masalah data bea cukai dan ekspor nikel ini telah menjadi "pertarungan internasional".

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut