Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Don Ritto Bantah Emas 74 Kg dan Uang Asing Hasil Korupsi Febrie Adriansyah, Sebut untuk Misi Dakwah
Advertisement . Scroll to see content

Nurman Herin Ngaku Ditekan Penyidik untuk Akui Serahkan Ransel ke Febrie Adriansyah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:55:00 WIB
Nurman Herin Ngaku Ditekan Penyidik untuk Akui Serahkan Ransel ke Febrie Adriansyah
Terdakwa Nurman Herin membantah dakwaan pemerasan dan mengaku ditekan penyidik untuk mengakui menerima ransel dari Ferry dan menyerahkan ke Febrie Adriansyah. (Foto: Jonathan Simanjuntak)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Terdakwa kasus pemerasan dan pencucian uang, Nurman Herin membantah surat dakwaanjaksa penuntut umum (JPU). Dalam nota perlawanannya, dia mengaku diperalat dan ditekan penyidik untuk mengakui menerima tas ransel dari Ferry Yanto Hongkiriwang atau Ferry Boboho, lalu menyerahkannya kepada Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Nurman menyebut, dakwaan yang dibacakan JPU tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.

"Setelah mendengar dan membaca surat dakwaan tersebut, saya mendapatkan tamparan keras dan saya tidak habis pikir karena perbuatan yang disampaikan oleh penuntut umum dalam surat dakwaan tersebut tidak benar, karena tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya," ujar Nurman dalam sidang pembacaan nota perlawanan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada PN Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2026).

Salah satu poin yang disoroti Nurman adalah tuduhan menerima uang 5 juta dolar Singapura yang disebut berasal dari pemerasan terhadap pengusaha Tan Kian, kemudian menyerahkannya kepada Febrie. Dia menilai jaksa menyusun dakwaan dengan lebih memercayai keterangan Ferry Boboho.

Nurman juga membantah pernah diminta Febrie untuk menemui Ferry. Dia justru mengaku mendapat tekanan dari penyidik agar mengakui telah menerima tas ransel dari Ferry dan menyerahkannya kepada Febrie.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut