Nurman Herin Ngaku Ditekan Penyidik untuk Akui Serahkan Ransel ke Febrie Adriansyah
"Saya tidak pernah diminta oleh Bapak Febrie Adriansyah untuk bertemu Ferry Hongkiriwang. Namun kemudian, penyidik mengatakan kepada saya untuk mengakui saja bahwa saya telah menerima tas ransel dari Ferry Hongkiriwang dan tas tersebut selanjutnya saya serahkan kepada Bapak Febrie Adriansyah agar saya bisa pulang," tuturnya.
Nurman mengaku mengalami stres dan ketakutan setelah mendapat perkataan dari penyidik tersebut. Pada akhirnya dia memilih mengikuti permintaan dan bujuk rayu penyidik dengan harapan bisa pulang dan tidak ditetapkan sebagai tersangka.
"Saya mengikuti permintaan dan bujuk rayu Bapak jaksa penyidik agar saya dapat pulang. Akan tetapi setelah saya mengikuti permintaan bapak jaksa penyidik, saya justru dijadikan tersangka, ditahan, dan sekarang saya menjadi terdakwa," kata dia.
Dia mengaku baru menyadari telah dibohongi dan diperalat penyidik setelah mengikuti permintaan tersebut. Nurman pun menyatakan telah mencabut keterangan yang sebelumnya disampaikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP), baik saat berstatus tersangka maupun ketika menjadi saksi untuk Febrie Adriansyah.
"Pada akhirnya saya menjadi sadar bahwa saya telah dibohongi dan diperalat oleh Bapak jaksa penyidik. Pada pemeriksaan berikutnya, saya mencabut keterangan-keterangan tersebut dalam berita acara pemeriksaan saya sebagai tersangka dan berita acara pemeriksaan saya sebagai saksi Bapak Febrie Adriansyah," ucapnya.
Editor: Aditya Pratama