Polisi Proses Laporan soal Bigmo Ajak Anak Promosikan Vape, Panggil Pelapor
"Anak-anak harus dilindungi dari segala bentuk eksploitasi di ruang digital. Konten yang melibatkan anak untuk mempromosikan produk vape jelas bertentangan dengan semangat perlindungan anak dan tidak sepatutnya mendapat ruang di platform digital," kata Meutya dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).
Di sisi lain, Bigmo telah menyampaikan permintaan maaf terkait aksinya tersebut lewat video yang diunggah di akun YouTube Niceguymo.
"Saya Muhammad Janah atau yang biasa dikenal sebagai Bigmo. Melalui video ini saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan dan perkataan saya yang telah menimbulkan kegaduhan dalam beberapa hari terakhir. Saya mengakui bahwa apa yang saya lakukan adalah sebuah kesalahan dan tidak dapat dibenarkan," kata Bigmo.
Dia mengaku seharusnya menyadari sesuai regulasi, produk yang mengandung nikotin hanya diperuntukkan bagi konsumen dewasa dan bukan untuk anak-anak.
"Sebagai seorang content creator saya seharusnya memahami tanggung jawab tersebut dan lebih berhati-hati dalam setiap ucapan maupun tindakan yang saya tampilkan kepada publik," ujarnya.