Kasus Suap Garuda

Soetikno Sebut Mertua dan Suami Dian Sastro Tak Terlibat Suap Emirsyah

Annisa Ramadhani ยท Kamis, 12 April 2018 - 21:02:00 WIB
Soetikno Sebut Mertua dan Suami Dian Sastro Tak Terlibat Suap Emirsyah
Mantan Dirut PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedarjo seusai menjalani pemeriksaan di KPK, Kamis (12/4/2018). (Foto: iNews.id/Annisa Ramadhani Siregar).

JAKARTA, iNews.id - Mantan Direktur Utama Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo kembali menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Soetikno diperiksa terkait kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Soetikno yang mengenakan baju batik biru muda mengumbar senyum kepada awak media selepas pemeriksaan selama 7 jam lamanya. Tak banyak keterangan diberikan. Dia terus tersenyum dan mempersilakan media untuk menanyakan kepada penyidik.

"Silakan ditanya ke penyidik aja. Terima kasih banyak," ujar Soetikno di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Soetikno menepis dugaan keterlibatan pengusaha Adiguna Sutowo dalam kasus ini. Dia juga menyangkal anak Adiguna yang juga  suami artis Dian Sastro, Maulana Indraguna Sutowo, turut dalam pusaran kasus ini. "Nggak ada (keterlibatan Adiguna)," ungkapnya.

Kendati demikian Soetikno mengaku berteman baik dengan Emirsyah Satar. Pada pemeriksaan sebelumnya, 28 Februari 2017, dia menyangkal telah menyuap Emir untuk pengadaan pesawat dan mesi pesawat itu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa Soetikno diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Emirsyah Satar (ESA) . ”Tim penyidik juga memanggil tim pengadaan ATR 72-600 Citilink Vera Yunita sebagai saksi untuk tersangka ESA,” kata Febri.

Pada 19 Januari 2017 KPK mengumumkan status penetapan tersangka terhadap Emir. Dia diduga menerima suap sebesar Rp20 miliar terkait pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia.
KPK juga menemukan suap dalam bentuk barang yang diterima Emirsyah Satar senilai USD2 juta yang tersebar di Singapura dan Indonesia.

Selain Emir, KPK juga menetapkan Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd yang juga pendiri Mugi Rekso Abadi (MRA) Group Soetikno Soedarjo sebagai tersangka. Diduga, Soetikno menjadi perantara suap Emir dari Rolls-Royce.

Sebagai pihak penerima suap, Emirsyah disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara sebagai pihak pemberi, Soetikno Soedarjo disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHAP.

Editor : Zen Teguh