Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Partikel Abu Vulkanik Masih Ada di Udara?
Kemenkes sendiri melakukan pemantauan kualitas udara secara khusus setelah erupsi Anak Krakatau dan menemukan konsentrasi PM2,5 serta PM10 yang masih melebihi batas aman di sejumlah titik pada 8 September.
Besarnya perhatian terhadap partikel abu tidak terlepas dari luasnya sebaran material saat fase erupsi awal.
BMKG pada 6 September mengidentifikasi sebaran abu vulkanik Anak Krakatau di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Bengkulu.
Sehari kemudian, analisis citra satelit Himawari-9 menunjukkan abu vulkanik masih terpantau pada dua lapisan atmosfer.
Pada lapisan dari permukaan hingga sekitar 15.000 kaki, abu terpantau di sektor tenggara hingga barat laut yang mencakup sebagian Banten, Jawa Barat, Lampung dan Bengkulu.