Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Ini Genap Sepekan Gunung Anak Krakatau Erupsi, Apa Saja yang Sudah Terjadi?
Advertisement . Scroll to see content

Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Partikel Abu Vulkanik Masih Ada di Udara?

Jumat, 11 September 2026 - 10:50:00 WIB
Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Partikel Abu Vulkanik Masih Ada di Udara?
Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Tetes air hujan dapat menangkap sebagian partikel di atmosfer dan membawanya turun ke permukaan melalui proses yang dikenal sebagai wet deposition.

Namun, hujan tidak berarti seluruh partikel otomatis hilang. Kondisi atmosfer, intensitas hujan, ukuran partikel, arah angin dan sumber emisi lain tetap menentukan kualitas udara di suatu wilayah.

Terlebih, BMKG memprakirakan kondisi cuaca di sebagian wilayah masih didominasi musim kemarau, meskipun hujan lokal tetap berpotensi terjadi.

Mengapa PM2,5 Perlu Diwaspadai?

Partikel sangat kecil dapat masuk lebih dalam ke saluran pernapasan.

Karena itu, Kemenkes mengimbau masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar ruangan di wilayah dengan konsentrasi partikulat tinggi untuk menggunakan masker. Kemenkes juga menekankan bahwa partikulat kecil seperti PM2,5 dapat memberikan dampak terhadap kesehatan dan tidak selalu terlihat secara kasatmata.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan orang dengan gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut