Tak Bisa Sembarangan! Ini Syarat Ginjal Babi Bisa Ditanam ke Tubuh Manusia
Kedua, sejumlah materi genetik manusia ditambahkan untuk membantu membuat organ tersebut lebih dapat diterima oleh tubuh penerima.
Ketiga, gen yang berkaitan dengan virus yang tersembunyi di dalam genom babi dinonaktifkan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi risiko infeksi yang dapat muncul setelah transplantasi.
Dengan kata lain, ginjal yang digunakan bukanlah sekadar ginjal babi biasa, melainkan organ yang berasal dari hewan dengan perubahan genetik yang dirancang khusus untuk kebutuhan xenotransplantasi.
Babi memang dianggap sebagai salah satu kandidat hewan yang menjanjikan untuk donor organ karena ukuran organ tubuhnya relatif sesuai dengan manusia.
Selain itu, babi telah lama dibudidayakan sehingga pengembangbiakan dan pemeliharaannya dapat dikontrol.