Tak Bisa Sembarangan! Ini Syarat Ginjal Babi Bisa Ditanam ke Tubuh Manusia
Ginjal tersebut langsung berfungsi setelah ditanamkan dan kemudian mampu bertahan di tubuh Andrews selama 271 hari, menjadi periode terlama yang dilaporkan untuk ginjal babi hasil rekayasa genetik pada manusia.
Meski akhirnya ginjal tersebut gagal dan harus diangkat, kasus ini memberikan informasi penting bagi ilmuwan mengenai kemampuan organ hewan untuk bertahan di tubuh manusia.
Pada awalnya, tanda-tanda penolakan dapat ditangani dengan menyesuaikan obat imunosupresan. Namun, setelah sekitar enam bulan, pembuluh darah ginjal mulai mengalami kerusakan dan organ mengalami peradangan hingga akhirnya kehilangan fungsinya.
Menariknya, pemeriksaan tidak menemukan tanda antibodi menyerang ginjal babi tersebut. Artinya, mekanisme pasti yang menyebabkan kegagalan organ masih menjadi bahan penelitian.
Potensi terbesar teknologi ini bukan hanya menggantikan ginjal manusia secara permanen, tetapi juga menjadi 'jembatan' bagi pasien yang sedang menunggu donor manusia.