Produk Lokal Ingin Tembus Pasar Ekspor? Ini Syarat Wajib Dipenuhi
3. Jelaskan Kapasitas Produksi
Dalam transaksi B2B, buyer biasanya menghitung kebutuhan berdasarkan palet atau kontainer, bukan hanya satuan produk. Karena itu, UMKM harus mampu menjelaskan harga, kapasitas produksi bulanan, kemampuan mesin, jumlah tenaga kerja, manajemen pasokan hingga biaya pengiriman.
Transparansi informasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemilihan pemasok. Pelaku usaha juga perlu menetapkan minimum order quantity (MOQ) yang jelas dan realistis.
Selain memenuhi ketiga syarat tersebut, pelaku UMKM perlu melakukan validasi pasar sebelum menentukan negara tujuan ekspor. Caranya antara lain dengan mempelajari produk Indonesia yang memiliki permintaan tinggi, karakter konsumen, tren pertumbuhan serta calon pembeli di pasar tersebut.
Pelaku usaha juga dapat memanfaatkan informasi dari Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan Atase Perdagangan (Atdag) untuk memahami peluang pasar di berbagai negara.
"Siapa pembeli terbesar, bagaimana tren pertumbuhan suatu produk, karakter produk seperti apa, termasuk mapping Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan Atase Perdagangan (Atdag) yang bisa membantu ekspor," ujar Dede.