SMF 2019, Festival Multigenre yang Mendongkrak Industri Pariwisata di Singapura

Tuty Ocktaviany ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 08:33 WIB
SMF 2019, Festival Multigenre yang Mendongkrak Industri Pariwisata di Singapura

Para anggota IAC di perhelatan Singapore Media Festival 2019. (Foto: iNews.id/SMF 2019).

SINGAPURA, iNews.id - Singapore Media Festival (SMF) 2019 digelar untuk keenam kalinya. SMF adalah salah satu acara bergengsi dan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan industri pariwisata di Singapura.

Diselenggarakan oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA), SMF 2019 digelar di Marina Bay Sands, Singapura. Acara ini telah berlangsung sejak 21 November hingga 8 Desember mendatang.

Howie Lau, Chief Industry Development Officer IMDA mengatakan, Singapura adalah jantung Asia dan rumah di mana Timur bertemu dengan Barat, dan teknologi bertemu dengan media.

“Sebagai festival yang multigenre, inklusif dan mencerminkan lanskap media yang konvergen, Singapore Media Festival ini bertujuan menjadi sarana yang mendorong terciptanya konten Made-with-Singapore. Di mana setiap orang dapat berpartisipasi, belajar, dan mengapresiasi hal terbaik yang ditawarkan konten dan bakat Asia,” katanya di Marina Bay Sands, Singapura, Senin (2/12/2019). 

Tahun ini, Singapore Media Festival SMF 2019 lebih banyak melibatkan peserta, di mana industri bertemu untuk menemukan tren, bakat, dan konten terbaru di Asia untuk film, televisi, dan media digital.

Dengan beragamnya acara yang dihadirkan di SMF 2019, diharapkan jumlah pengunjung yang datang bisa berkontribusi besar terhadap pertumbuhan industri pariwisata di Singapura. Seperti diketahui, sebanyak 18,5 miliar turis internasional berkunjung ke Singapura sepanjang 2018. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak enam persen dibandingkan 2017.

Selama SMF 2019 ini berlangsung, ditargetkan lebih dari 50.000 thought-leader, profesional kreatif, dan publik dari Asia dan seluruh dunia diharapkan menjadi bagian dari festival tahun ini.

“Terdapat peningkatan gelombang kreativitas Asia yang mendorong peluang pertumbuhan di sektor media, karena para pemain global ingin memanfaatkan cerita dan pasar di wilayah ini,” tutur Chairman SMF Advisory Board Robert Gilby.

Menurutnya, Singapore Media Festival memainkan peran penting dalam menyatukan konten dan talenta terbaik Asia dalam format, genre, dan platform untuk menciptakan potensi terwujudnya kemitraan kreatif, kolaboratif, dan komersial. 

“Kami berharap dapat membawa masa depan storytelling Asia bersama-sama,” ujarnya.

Selama SMF berlangsung, ada sederet acara menarik yang dihadirkan seperti Singapore International Film Festival (SGIFF), Asia TV Forum & Market (ATF) dan ScreenSingapore (SS), serta Asia Academy Creative Awards (AAA). Kemudian tambahan di tahun ini, ada Singapore Comic Con (SGCC) dan VidCon Asia Summit yang berlangsung selama dua hari dan diselenggarakan bersamaan dengan SMF.


Editor : Rahmat Fiansyah