5 Jenis Minuman Kopi Terenak di Indonesia, Nomor 3 Unik Dimasak Pakai Kayu Bakar
Ditanam di dataran tinggi, 900 mdpl, membuat kopi Kintamani memiliki cita rasa yang lembut. Aroma yang khas dari kopi ini adalah aroma jeruk citrus. Kopi ini memiliki body yang medium dengan buah yang tumbuh dengan lebat juga bebas dari hama penyakit sehingga cocok bagi penyuka kopi yang tak suka rasa pahit atau sepat.
2. Kopi Toraja
Kopi Toraja merupakan salah satu jenis minuman kopi yang dikenal berbeda karena kopi ini tidak meninggalkan rasa asam di mulut. Selain itu, kopi ini tidak akan meninggalkan rasa asam ke lidah peminumnya sejak tegukan pertama.
Aroma yang ditimbulkan oleh kopi didominasi oleh wangi rempah dan kayu manis. Tak khayal jika kopi ini menjadi favorit di kalangan pencinta kopi. Kopi Toraja bisa dinikmati oleh siapa saja dan cocok untuk semua kalangan karena rasanya yang tidak terlalu asam dan juga tidak terlalu pahit.
3. Kopi Jawa
Salah satu jenis minuman kopi yang bisa dinikmati adalah kopi Jawa. Kopi yang berasal dari Jawa ini biasanya diproses secara basah atau wet process, serta memiliki rasa tipis dan keasaman yang menjadi ciri khasnya. Hal ini membuat Kopi Jawa lebih baik dibandingkan kopi asal negara-negara Amerika Latin atau Afrika.
Kopi Jawa yang umum adalah kopi arabika dan robusta. Proses penyimpanan untuk biji kopi ini bisa mencapai 8 tahun, sementara jenis robustanya hanya memerlukan waktu 5 tahun. Terlepas dari jenis biji kopinya, biji Kopi Jawa lebih baik dimasak menggunakan kayu bakar dan disangrai dalam wadah.