Duh, 470 Kreditur Garuda Ajukan Tagihan Utang Senilai Rp198 Triliun

Dinar Fitra Maghiszha
Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 470 kreditur Garuda Indonesia telah mengajukan tagihan utang senilai total 13,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp198 triliun, sebagai bagian dari restrukturisasi utang maskapai penerbangan BUMN tersebut.

Nominal tersebut merupakan data sementara dari Tim Pengurus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang tercatat, baik secara daring maupun fisik hingga 5 Januari 2022.

Anggota tim PKPU Garuda, Martin Patrick Nagel dan Jandri Siadari, mengatakan tim masih memverifikasi tagihan utang dari para kreditur yang masuk dan akan mengeluarkan keputusan secara resmi pada 19 Januari 2022. 

"Keputusan itu, terkait berapa jumlah yang valid yang dapat dimasukkan dalam proses restrukturisasi," demikian laporan Martin Patrick Nagel dan Jandri Siadari, seperti dilansir Bloomberg, Senin (10/1/2022).

Garuda Indonesia merupakan satu dari sejumlah maskapai penerbangan global yang sedang dilanda krisis menyusul pembatasan perjalanan karena pandemi membuat lalu lintas penumpang turun.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
15 hari lalu

4 Penerbangan Dialihkan ke Bandara Kertajati Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

15 hari lalu

Delapan Bandara Terdampak Abu Vulkanik, Pemerintah Mulai Buka Bandara Pagar Alam

15 hari lalu

Garuda Indonesia Batalkan Semua Penerbangan Jakarta-Bandung-Lampung hingga Pukul 24.00 WIB 

19 hari lalu

Pesawat Garuda Rute Jakarta-Makassar Pecah Ban usai Lepas Landas, Penumpang Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal