Ekonom Minta Dana Haji Dikelola Lebih Transparan, Usul Bentuk Lembaga Setingkat Kementerian

Puti Aini Yasmin
Ekonom menilai agar pengelolaan dana haji dibuat lebih transparan dan mengusulkan pembentukan lembaga setingkat kementerian. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Ekonom Center for Sharia Economic Development, Institute for Development of Economics and Finance (CSED-INDEF) Murniati Mukhlisin mewanti-wanti pengelolaan dana haji. Menurutnya, perlu adanya peningkatan akuntabilitas publik.

Murniati menilai selama ini informasi terkait dana haji bersifat terbatas dan sulit dipahami. Padahal, dana tersebut merupakan milik jutaan masyarakat yang menitipkannya kepada pemerintah.

“Padahal dana haji bukan milik negara ataupun lembaga, melainkan milik jutaan rakyat Muslim yang mempercayakan pengelolaannya dengan penuh harap dan iman. Keterbukaan informasi menjadi pilar penting dalam membangun kepercayaan dan legitimasi,” ujar Murniati di Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Ia juga menyoroti bahwa dana haji dan umrah yang dikelola memiliki potensi besar untuk mendorong pembangunan ekonomi umat. Namun, sejumlah tantangan struktural dan kelembagaan dinilai masih menghambat optimalisasi.

"Saat ini, ada sekitar 4,2 juta pekerja sektor haji dan umrah, termasuk travel, katering, logistik, hingga UMKM, sangat bergantung pada tata kelola dana ini. Namun, investasi dana haji masih didominasi sektor konservatif, seperti deposito syariah, dengan imbal hasil yang relatif rendah," ungkap dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 hari lalu

Prabowo Gembira Tak Ada Lagi Anggaran HUT Kementerian: Cukup Potong Tumpeng di Kantor

14 hari lalu

Mendagri Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Eksekusi Program Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

20 hari lalu

Pelayanan Publik Kementerian PU Raih Skor Kepuasan 89,76, Ini Faktor Pendorongnya

22 hari lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Soroti Efek Domino ke Ekonomi RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal