Heboh Isu 500 Karyawan BUMN Tekstil Dirumahkan dan Kena PHK, Erick Thohir Bilang Begini

Suparjo Ramalan
BUMN tekstil PT Primissima (Persero) (Dok. PT Primissima)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merespons kabar 500 karyawan PT Primissima (Persero) dirumahkan. Bahkan, belasan orang lainnya mengalami pemutusan hubungan kerja atau PHK.

Sebagai informasi, Primissima merupakan perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor tekstil. Sebelumnya dikabarkan bila pabrik tekstil di Sleman, Yogyakarta ini merumahkan 500 karyawan dan belasan orang lainnya di-PHK.

Merespons hal itu, Erick enggan memberikan penjelasan detail. Namun, ia memastikan terus mendorong transformasi perusahaan pelat merah yang dijalankan sejak awal dia memimpin Kementerian BUMN. 

Justru, Erick menyarankan agar kabar tersebut dikonfirmasi langsung ke dewan Direksi dan Komisaris Primissima dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) yang bersangkutan.

“Saya berharap media juga, kalau yang detail-detail, ya tanya Dirut sama Komut-nya. Jangan Menteri-nya terus. Saya mendorong transformasi, saya menjaga, tapi yang detail-detail itu ada Dirut dan Komut,” ujar Erick saat ditemui di kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (10/7/2024). 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut Pelanggaran BUMN, Ini Reaksi KPK

2 hari lalu

GIC 2026 Hadirkan 13 Negara, Erick Thohir Diharapkan Turun Langsung Pantau Talenta Muda

3 hari lalu

HUT ke-81 RI, Pemerintah Imbau Pegawai Diberi Fleksibilitas Kerja pada 18 Agustus

5 hari lalu

Pembersihan BUMN Lewat Pengadilan Ad Hoc, Rencana Prabowo Usut Kasus 30 Tahun ke Belakang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal