Sementara di Inggris, pesanan yang awalnya hanya berupa sampel berkembang menjadi permintaan puluhan set produk. Ekspor yang dijalankan masih dalam skala less container load, tetapi bagi Thio sudah cukup menjadi penanda pasar menerima produknya.
Tak hanya itu, Thio juga mengembangkan produk berbasis serat alam dengan pendekatan desain yang lebih modern. Dia tengah menyiapkan prototipe tas anyaman dengan sistem yang lebih praktis namun tetap kuat.
"Makanya sempat nyesel juga kenapa baru tahu Rumah BUMN BRI ini di usia tua, kenapa bukan dari usia muda," tutur Thio.
Keunikan lini usaha yang menggabungkan kerajinan tangan dan kopi membuat pengunjung betah berlama-lama. Salah satunya Dea, mahasiswi asal Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Dia mengaku kerap singgah ke Craftote Gallery & Coffee. Menurut dia, lokasi usaha Thio menjadi tempat yang nyaman untuk mengerjakan tugas akhir.