Modus Skandal IPO di BEI Terbongkar, Gratifikasi Tembus Puluhan Miliar

Dinar Fitra Maghiszha
Dugaan skandal gratifikasi penawaran umum perdana (IPO) mengejutkan industri pasar modal lantaran diduga melibatkan lima karyawan BEI. (Foto: Dok. iNews)

“Menanggapi berita yang beredar di masyarakat, dapat diinformasikan bahwa telah terjadi pelanggaran etika yang melibatkan oknum karyawan PT Bursa Efek Indonesia (BEI),” kata Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad.

Sementara itu Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK Aman Santosa mengaku tengah mendalami potensi keterkaitan pegawai OJK dalam kasus dugaan gratifikasi IPO di BEI.

“OJK sedang mendalami potensi keterkaitan pegawai OJK dalam hal tersebut, dan sejauh ini belum menemukan indikasi pelanggaran oleh pegawai OJK terkait dengan penawaran umum.” kata Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK Aman Santosa, Rabu (28/8/2024).

Aman menegaskan OJK melarang semua pegawainya terlibat dalam praktik penyuapan, termasuk menerima gratifikasi saat menjalankan tugas dan fungsinya dengan selalu menjunjung tinggi kode etik dan taat pada ketentuan yang berlaku. 

OJK juga berkomitmen untuk selalu menerapkan prinsip tata kelola yang baik termasuk tentang anti penyuapan dan anti-gratifikasi sesuai dengan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis SNI ISO 37001 yang telah dijalankan. Terkait adanya dugaan praktik gratifikasi pada proses IPO di BEI, OJK telah berkoordinasi dengan BEI untuk menjatuhkan sanksi kepada pihak-pihak yang melanggar.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

10 Saham Paling Cuan Sepekan, MKNT Melonjak 83 Persen saat IHSG Anjlok

3 hari lalu

Selain Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim Didakwa Terima Gratifikasi Rp33,8 Miliar

4 hari lalu

BEI Pasang Target 25 Perusahaan IPO Tahun Depan, Transaksi Harian Naik Jadi Rp21 Triliun

4 hari lalu

BEI Targetkan Kapitalisasi Pasar Tembus Rp30.000 Triliun di 2030, Investor Capai 35 Juta 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal