Program B30 Hemat Devisa Rp66,54 Triliun di 2021

Oktiani Endarwati
Program Biodiesel 30 persen atau B30 mampu mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM), pada 2021 penghematan devisa mencapai Rp66,54 triliun. (Foto: Istimewa)

Sebelumnya, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, naiknya alokasi biodiesel di tahun depan berdasarkan pada realisasi impor minyak solar dan realisasi penyaluran biodiesel tahun 2021, serta asumsi pertumbuhan demand sebesar 5,5 persen.

"Estimasi demand solar sebesar 33,84 juta kl sehingga kebutuhan alokasi biodiesel di tahun 2022 diestimasikan sebesar 10,1 juta kl," ucap Dadan.

Dadan melanjutkan, untuk penyaluran program biodiesel pada 2022 akan didukung oleh 22 BU BBM dengan kapasitas terpasang sebesar 15.493.187 kl dan kemampuan produksi tahunan sebesar 13.527.527 kl.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bahlil Ungkap 10.000 Desa Belum Terjangkau Listrik, Ini Tantangannya

3 hari lalu

Bahlil Ungkap Rencana Badan Usaha Khusus Gantikan SKK Migas, Langsung di Bawah Presiden

24 hari lalu

5 Fakta Animasi Melangkah dari Timur yang Terinspirasi Masa Kecil Bahlil, Nomor 4 Mengejutkan!

24 hari lalu

Viral Animasi Melangkah dari Timur, Terinspirasi Kisah Masa Kecil Bahlil Lahadalia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal