Sosok Pavel Durov, Pendiri Telegram Berharta Rp238 Triliun yang Ditangkap di Prancis

Aditya Pratama
Pendiri sekaligus CEO Telegram Pavel Durov memiliki kekayaan setara Rp238 triliun. Dia pindah ke Dubai pada 2017 setelah meninggalkan Rusia pada 2014. (Foto: X)

Namun, popularitas Telegram yang semakin meningkat telah mendorong pengawasan dari beberapa negara di Eropa, termasuk Prancis, terkait masalah keamanan dan pelanggaran data. 

Pada bulan Mei, regulator teknologi Uni Eropa mengatakan bahwa mereka telah menghubungi Telegram karena perusahaan tersebut hampir mencapai kriteria penggunaan utama yang dapat membuatnya tunduk pada persyaratan yang lebih ketat berdasarkan undang-undang konten daring Uni Eropa yang penting.

"Saya lebih suka bebas daripada menerima perintah dari siapa pun," ucap Durov kepada jurnalis AS Tucker Carlson pada bulan April. 

Selain itu, Durov, yang memiliki lima anak dari dua mantan pacarnya, baru-baru ini mengaku telah menyumbangkan sperma yang membuatnya menjadi ayah dari 100 anak.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Demonstrasi Ratusan Ribu Orang di Prancis Rusuh Lagi, Toko Perhiasan Dirampok

3 hari lalu

Bentrokan di Paris Prancis kembali Pecah! Polisi Tembakkan Gas Air Mata

4 hari lalu

Prancis Tutup Museum-Museum Besar Termasuk Louvre, Cegah Dijarah saat Demo Besar-besaran

3 hari lalu

6 Orang Terkaya di Dunia Kehilangan Rp2.326 Triliun dalam Sehari, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal