Amazon hingga Facebook Setuju Tarif Pajak Perusahaan Global Minimal 15 Persen

Aditya Pratama
Pajak. (Foto: ilustrasi/Americans for Prosperity)

LONDON, iNews.id - Negara-negara maju atau G7 telah menyepakati pengenaan pajak atas pendapatan perusahaan global minimal 15 persen. Sejumlah perusahaan teknologi terbesar di dunia pun mengisyaratkan persetujuan. 

Pertemuan para menteri keuangan G7 di London pada Sabtu (5/6/2021) lalu sepakat membuat perusahaan-perusahaan besar membayar pajak lebih banyak di negara-negara tempat mereka berbisnis. Kesepakatan tersebut pada prinsipnya menyepakati perusahaan global membayar tarif pajak minimal 15 persen di setiap negara tempat mereka beroperasi. Perusahaan raksasa teknologi yang kemungkinan akan terkena dampak dari kesepakatan ini menyambut baik.

"Facebook telah lama menyerukan reformasi aturan pajak global dan kami menyambut baik kemajuan penting yang dibuat G7," kata Wakil Presiden Urusan Flobal di Facebook Nick Clegg, dikutip dari Business Insider, Senin (7/6/2021). 

Lebih lanjut dia menuturkan, kesepakatan tersebut merupakan langkah pertama yang signifikan menuju kepastian bagi bisnis dan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pajak global. Facebook, kata dia, ingin proses reformasi pajak internasional berhasil.

"Dengan menyetujui ini bisa berarti Facebook membayar lebih banyak pajak," imbuhnya.

Sementara juru bicara Amazon menyakini kesepakatan itu akan menciptakan solusi multilateral, yang akan membantu membawa stabilitas ke sistem pajak internasional. 

"Kesepakatan G7 menandai langkah maju yang disambut baik dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Kami berharap diskusi terus berlanjut dengan aliansi G20 dan kerangka inklusif yang lebih luas," katanya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
8 hari lalu

Sosok Jeff Bezos, Orang Terkaya Ketiga di Dunia yang Selangkah Lagi Jadi Pemilik Liverpool

11 hari lalu

Jeff Bezos Selangkah Lagi Jadi Pemilik Liverpool, Deal Jumbo Rp105,47 Triliun Makin Dekat

27 hari lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

31 hari lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal