"Kita boleh menanyakan apakah all-time high tingkat indeks di pertengahan Januari 2026 memang tingkat wajar yang boleh kita nikmati pada saat itu atau justru sebaliknya," ujarnya.
OJK, lanjut Hasan, telah memperkirakan agenda reformasi akan menimbulkan konsekuensi jangka pendek berupa tekanan terhadap pasar.
Namun, reformasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan pasar modal yang lebih kredibel, transparan, berintegritas, dan tahan terhadap berbagai guncangan.
"Kami meyakini hard lesson yang kita alami rasanya jangan pernah kita harapkan terulang kembali. Cukup sekali kemarin saja," tuturnya.