Israel Serang Tenda Pengungsian di Gaza, 3 Orang Tewas Termasuk 2 Anak-anak

iNews TV
Serangan udara Israel menghantam tenda pengungsian di Gaza. Tiga orang tewas, termasuk dua anak-anak, dan 10 lainnya terluka. Foto iNews TV

GAZA, iNews.id - Serangan udara Israel kembali menghantam lokasi pengungsian warga Palestina di Jalur Gaza. Sedikitnya tiga orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk dua anak-anak. Sementara itu, sepuluh orang lainnya mengalami luka-luka.

Serangan tersebut menyasar tenda yang digunakan sebagai tempat berlindung keluarga pengungsi. Insiden itu juga memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan laporan Anadolu Agency pada 9 Maret 2026, Rumah Sakit Al-Awda mengonfirmasi adanya tiga korban meninggal dunia dan sepuluh orang terluka akibat serangan tersebut.

Korban luka kemudian mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Hingga laporan tersebut disampaikan, kondisi warga di sekitar lokasi pengungsian masih diliputi kekhawatiran menyusul serangan udara tersebut.

Jalur Gaza telah menjadi wilayah konflik berkepanjangan antara Israel dan kelompok Hamas sejak serangan Hamas ke wilayah Israel pada 7 Oktober 2023, yang kemudian diikuti operasi militer besar-besaran Israel di Gaza.

Konflik tersebut menyebabkan kehancuran infrastruktur, fasilitas kesehatan, permukiman, serta gelombang pengungsian warga Palestina. Banyak keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan tinggal di tenda-tenda pengungsian dengan kondisi fasilitas yang terbatas.

Serangan terhadap lokasi pengungsian kembali menyoroti risiko yang dihadapi warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak, yang berada di tengah konflik. Perlindungan terhadap warga sipil dan akses bantuan kemanusiaan menjadi persoalan penting dalam upaya penanganan krisis kemanusiaan di Gaza.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
9 tahun lalu

Tiga Roket Pejuang Gaza Hantam Israel, Dibalas dengan Serangan Udara

9 tahun lalu

Bentrok di Gaza, Warga Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel

9 tahun lalu

Gaza Dibombardir Jet Tempur Israel, Puluhan Orang Luka-luka

9 tahun lalu

Paus Ajak Pemimpin Dunia Cegah Kekerasan Baru

9 tahun lalu

PBB Desak Penyelidikan Tewasnya Demonstran Penyandang Cacat Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal