Dari Soekarno hingga Jokowi: Kenapa Korupsi di Indonesia Tak Kunjung Punah?

iNews TV
Dari Soekarno hingga Jokowi: Kenapa Korupsi di Indonesia Tak Kunjung Punah?

Era Jokowi: KPK Dilemahkan?

Di masa Presiden Joko Widodo, KPK justru mulai kehilangan taring. Revisi UU KPK tahun 2019 mengubah status KPK menjadi lembaga di bawah eksekutif yang harus meminta izin kepada Dewan Pengawas untuk melakukan penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan. Banyak kalangan menilai ini sebagai bentuk pelemahan lembaga anti-rasuah.

Bahkan Megawati sosok yang membidani lahirnya KPK pernah meminta Presiden Jokowi untuk membubarkan KPK karena dinilai tak lagi efektif. Di sisi lain, Kejaksaan Agung justru mencuri perhatian publik dengan pengungkapan kasus korupsi kakap seperti dugaan korupsi BTS Kominfo dan Jiwasraya.

Akankah Indonesia Bebas dari Korupsi?

Sejarah menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia kerap naik turun, tergantung keberanian pemimpin dan tekanan publik. Lembaga seperti KPK pernah menjadi harapan, tapi juga tak lepas dari tekanan politik.

Masyarakat sudah lelah dengan kompromi terhadap para koruptor. Harapan untuk Indonesia yang bersih dari korupsi masih ada. Tapi itu hanya bisa terwujud jika komitmen pemberantasan korupsi tidak lagi hanya retorika, melainkan diiringi tindakan nyata, pengorbanan, dan konsistensi.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

KPK Bawa 2 Koper Berisi Dokumen ke Praperadilan Yaqut, Buktikan Penetapan Tersangka Sah

Nasional
18 jam lalu

KPK Segera Panggil Suami dan Anak Fadia Arafiq terkait Aliran Uang Korupsi Pengadaan Outsourcing

Nasional
21 jam lalu

Sekjen DPR Indra Iskandar Ajukan Praperadilan Lagi, Gugat Penetapan Tersangka KPK

Nasional
1 hari lalu

KPK Sita 5 Mobil dari Kantor Bea Cukai terkait Kasus Suap Impor, Ini Penampakannya

Seleb
2 hari lalu

Fadia Arafiq Tersangka Korupsi, Fairuz A Rafiq Tetap Dukung Kakak Tercinta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal