“Kardio doang enggak cukup. Kardio berlebihan malah bisa nurunin testosteron kita. Yang naikin justru angkat beban di gym. Gerakan-gerakan besar, compound, seperti squat, deadlift, dan lain-lain,” ujarnya.
3. Sering Begadang
Kebiasaan tidur larut malam juga perlu dihindari. Menurut dr Andika, kualitas dan durasi tidur berkaitan dengan produksi hormon testosteron.
“Ini yang aku bilang, aku pun sering ngremehin ini. Kualitas dan durasi tidur, testosteron itu diproduksi paling banyak jam dua sampai jam empat pagi pas tidur masuk ke dalam fase deep. Begadang semalaman aja udah bisa nurunin kadarnya lumayan banyak,” ungkap dr Andika.
Sebab itu, pria perlu memastikan waktu tidur yang cukup dan berkualitas. Kurang tidur secara terus-menerus dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh, termasuk keseimbangan hormonal.
4. Membiarkan Stres Berlarut-larut
Stres juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Ketika mengalami stres, tubuh melepaskan hormon kortisol yang berkaitan dengan respons tubuh terhadap tekanan.