Meski demikian, respons tubuh terhadap jahe bisa berbeda-beda. Jika keluhan pencernaan terus berulang atau semakin berat, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis.
3. Teh Peppermint
Ingin menikmati minuman hangat tanpa kafein? Teh peppermint bisa menjadi salah satu alternatif.
Peppermint mengandung senyawa yang berpotensi membantu mengendurkan otot polos pada saluran pencernaan. Tanaman ini, khususnya dalam bentuk minyak peppermint yang telah diteliti secara medis, dipelajari untuk membantu meredakan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS), seperti kembung dan nyeri perut.
Namun, teh peppermint tidak selalu cocok bagi orang yang memiliki masalah asam lambung. Efek relaksasi ototnya dapat memengaruhi katup antara lambung dan kerongkongan, sehingga berpotensi memperburuk refluks asam atau gastroesophageal reflux disease (GERD).
Karena itu, perhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsinya. Jika keluhan asam lambung meningkat, sebaiknya pilih minuman lain.