70 Persen Orang Indonesia Intoleran Laktosa, Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi minum susu. (Foto: Ilustrasi AI)

"Hal itu terjadi karena di tubuh seseorang kekurangan enzim laktase yang seharusnya mengubah laktosa menjadi glukosa dan juga galaktosa. Kalau laktase ini tidak ada, berarti laktosa tidak bisa dicerna, maka akan sampai ke usus besar," ungkap dr. Farhan dalam pernyataan resminya, Senin (31/8/2026).

Ketika laktosa tidak tercerna dengan baik di usus halus, zat tersebut kemudian mencapai usus besar. Di sana, laktosa akan difermentasi oleh bakteri yang secara alami hidup di dalam saluran pencernaan.

Proses fermentasi tersebut menghasilkan gas dan dapat meningkatkan kandungan cairan di dalam usus. Akibatnya, muncul sejumlah keluhan pencernaan yang biasanya dirasakan setelah mengonsumsi susu.

Baca Juga

Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain perut kembung, banyak gas, kram atau sakit perut, hingga diare.

Gejala dan tingkat keparahannya dapat berbeda pada setiap orang. Artinya, seseorang dengan intoleransi laktosa belum tentu mengalami keluhan yang sama atau dengan tingkat keparahan yang sama setelah mengonsumsi susu.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
18 hari lalu

Sering Mulas setelah Minum Kopi Susu? Jangan Buru-Buru Salahin Kopinya

1 bulan lalu

Melihat Kreativitas Anak-Anak Mewarnai Kemasan Susu Tango Kido

2 bulan lalu

Mitos atau Fakta, Minum Susu Botol Sebelum Tidur Bikin Gigi Berlubang? Ini Kata Dokter!

11 hari lalu

Kenapa Susu Bisa Bikin Perut Kembung? Begini yang Terjadi di Dalam Usus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal