70 Persen Orang Indonesia Intoleran Laktosa, Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi minum susu. (Foto: Ilustrasi AI)

Keluhan serupa dapat disebabkan berbagai kondisi pencernaan lainnya. Karena itu, jika gejala muncul berulang atau cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, pemeriksaan oleh tenaga kesehatan dapat membantu memastikan penyebabnya.

Dalam beberapa kasus, dokter dapat menilai hubungan antara konsumsi makanan yang mengandung laktosa dengan munculnya gejala. Pemeriksaan tertentu juga dapat dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis apabila diperlukan.

Hal penting lainnya adalah tidak melakukan pembatasan makanan secara berlebihan tanpa mengetahui penyebabnya. Menghindari susu sepenuhnya dalam jangka panjang perlu dipertimbangkan dengan baik agar kebutuhan zat gizi, terutama kalsium dan protein, tetap terpenuhi dari sumber lain.

Susu Bebas Laktosa Bisa Jadi Pilihan

Bagi orang yang memang mengalami intoleransi laktosa, susu bebas laktosa dapat menjadi salah satu pilihan untuk tetap memperoleh nutrisi dari susu tanpa mendapatkan paparan laktosa dalam jumlah seperti pada susu biasa.

Namun, toleransi setiap orang tetap berbeda. Sebagian orang dengan intoleransi laktosa bahkan masih dapat mengonsumsi sejumlah kecil laktosa tanpa mengalami gejala berarti, tergantung tingkat sensitivitas masing-masing.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
29 hari lalu

Sering Mulas setelah Minum Kopi Susu? Jangan Buru-Buru Salahin Kopinya

2 bulan lalu

Melihat Kreativitas Anak-Anak Mewarnai Kemasan Susu Tango Kido

2 bulan lalu

Mitos atau Fakta, Minum Susu Botol Sebelum Tidur Bikin Gigi Berlubang? Ini Kata Dokter!

5 hari lalu

Kementan Targetkan Produksi Susu Nasional Naik Mulai 2027, Kejar Swasembada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal