Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Kanker? Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien kanker. (Foto: Ilustrasi AI)

Bukan Berarti Sekali Hirup Langsung Kanker

Karena itu, masyarakat tidak perlu mengartikan paparan abu vulkanik sebagai ancaman kanker secara otomatis.

USGS menyebut efek kesehatan yang paling umum akibat hujan abu vulkanik dalam jangka pendek adalah iritasi mata dan saluran pernapasan. Abu juga dapat memperburuk penyakit pernapasan yang sudah dimiliki seseorang, seperti asma dan bronkitis.

CDC juga menyebut paparan abu dan gas vulkanik dalam jangka lebih panjang telah dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan, termasuk penyakit paru dan kanker paru.

Artinya, risiko kanker tidak bisa disamakan dengan efek akut setelah seseorang menghirup abu dalam satu kejadian erupsi.

Faktor yang perlu diperhatikan antara lain jenis abu, kandungan crystalline silica, ukuran partikel, konsentrasi paparan, frekuensi, serta lamanya seseorang terpapar.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
6 jam lalu

Pencarian 5 Jurnalis Hilang kontak, Tim SAR Kejar Harapan di Tengah Abu Vulkanik Anak Krakatau

10 jam lalu

Bandara Wunopito Ditutup hingga 10 September Imbas Abu Vulkanik Gunung Lewotolok

11 jam lalu

Berkendara di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Ini Harus Diperhatikan Pengendara Motor

1 hari lalu

Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, Sempat Tutup 2 Hari akibat Abu Erupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal