Kondisi tersebut dikenal sebagai *sleep inertia*, yakni keadaan ketika seseorang belum sepenuhnya sadar dan merasa sulit beraktivitas sesaat setelah bangun tidur. Akibatnya, tubuh dapat terasa berat, pikiran kurang fokus, dan rasa kantuk masih kuat.
dr Cecep juga mengingatkan agar kebiasaan tersebut tidak dilakukan terus-menerus. Menurut dia, kebiasaan tidur kembali setelah alarm jika berlangsung dalam jangka panjang berisiko mengganggu hormon dan metabolisme tubuh.
“Kalau kebiasaan ini berlangsung lama, risikonya bisa gangguan hormon dan metabolisme tubuh,” katanya.
Kebiasaan Tidur Lagi Setelah Alarm
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu tubuh terbiasa bangun tanpa harus menekan tombol snooze berkali-kali. Salah satunya dengan menempatkan ponsel atau alarm jauh dari jangkauan tangan.
“Solusi simpel: terapkan aturan jarak. Taruh HP atau alarm di tempat yang enggak bisa dijangkau sambil tiduran. Dengan begitu kamu dipaksa bangun dan bergerak,” ucapnya.