Bukan Cuma Bikin Stres, Sering Overthinking Dikaitkan dengan Risiko Penurunan Kognitif

Mei Sada Sirait
Bukan cuma bikin stres, kebiasaan overthinking atau berpikir negatif secara berulang juga dikaitkan dengan risiko penurunan kognitif. (Foto: Ilustrasi AI))

JAKARTA, iNews.id - Bukan cuma bikin stres, kebiasaan overthinking atau berpikir negatif secara berulang juga dikaitkan dengan perubahan pada otak. Pola pikir negatif yang terus berulang berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif serta sejumlah penanda biologis yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer.

Hal ini diungkap dokter Adam Prabata melalui akun X. Dia membagikan hasil penelitian yang meneliti hubungan repetitive negative thinking (RNT) dengan perubahan kemampuan kognitif dan penanda biologis Alzheimer.

“Sering berpikir negatif bisa berujung pada penurunan kemampuan otak,” tulis Adam dalam unggahannya.

Adam menjelaskan, orang yang cenderung memiliki pola pikir negatif secara berulang dapat memiliki risiko lebih tinggi mengalami penurunan kemampuan otak. Kondisi tersebut juga dikaitkan dengan risiko depresi dan kecemasan.

Kemampuan otak yang terdampak dalam penelitian mencakup fungsi kognitif secara keseluruhan, termasuk memori.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
20 jam lalu

Sering Berpikir Negatif! Ini Dampaknya bagi Fungsi Otak

1 bulan lalu

Sering Overthinking Jangan Minder, Bisa Jadi Otakmu Lebih Cerdas

1 bulan lalu

Sering Overthinking Bisa Jadi Tanda IQ Tinggi? Ini Penjelasan Dokter

4 bulan lalu

Kenapa Gen Z Gampang Overthinking? Psikolog Ungkap Penyebab Utamanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal