Cegah Penularan Tuberkulosis di Lingkungan Kerja, Skrining Kesehatan Rutin hingga Obat Teratur

Vien Dimyati
Cegah Penularan Tuberkulosis di Lingkungan Kerja, Skrining Kesehatan Rutin hingga Obat Teratur (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis, yang biasanya menyerang paru-paru, tetapi dapat juga mengenai organ lain seperti ginjal, tulang, dan otak. Biasanya, TB menyebar melalui udara ketika seseorang dengan TB aktif batuk, bersin, atau berbicara, dan orang lain menghirup bakteri tersebut.

Di Indonesia, tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Indonesia ini adalah salah satu dari 30 negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Pada 2023, Kemenkes mencatat lebih dari 900 ribu kasus TB baru setiap tahunnya, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah kasus TB terbanyak ketiga di dunia setelah India dan China. 

Upaya eliminasi TB di Indonesia ditargetkan selesai pada tahun 2030 sesuai dengan tujuan global WHO. Selain itu, Indonesia juga menghadapi tantangan dalam penanganan TB resisten obat (TB-RO), di mana pasien tidak merespons terhadap pengobatan standar karena bakteri menjadi kebal terhadap obat-obatan.

Dalam mencegah terjadinya penularan tuberkulosis di lingkungan kerja, tempat umum, hingga sekitar, ada beberapa cara mengatasinya. Berikut ulasannya.

1. Skrining kesehatan rutin

Untuk mencegah penularan tuberkulosis di lingkungan kerja, sebaiknya perusahaan melakukan skrining kesehatan secara berkala untuk mendeteksi gejala TB dini pada karyawan, seperti batuk berkepanjangan, demam, dan keringat malam. Orang yang memiliki gejala TB harus segera menjalani pemeriksaan medis dan mendapatkan pengobatan sesegera mungkin.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
3 hari lalu

4 Tips Menjaga Kesehatan Metabolik, Mulai dari Pola Makan hingga Kualitas Tidur

4 hari lalu

Kemenkes Ungkap 283.270 Kasus ISPA di Wilayah Terdampak Karhutla, Kalsel Tertinggi

5 hari lalu

Apakah Kanker Paru Adenokarsinoma yang Diidap Paus Leo XIV Mematikan? Ini Penjelasannya

5 hari lalu

Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru Adenokarsinoma, Kini Dirawat di RS Roma

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal