Cegah Talasemia pada Calon Buah Hati dengan Lakukan Ini Sebelum Menikah

Siska Permata Sari
Talasemia pada anak. (Foto: vedicus)

JAKARTA, iNews.id - Talasemia merupakan penyakit kelainan darah dengan kondisi jumlah hemoglobin kurang dari angka normal. Meski bukan penyakit menular, talasemia telah menjadi mata rantai di Indonesia karena ini merupakan penyakit turunan.

Talasemia terjadi akibat gangguan pembentukan rantai globin yang merupakan komponen sel darah merah. Gangguan pembentukan rantai globin alfa disebut sebagai talasemia alfa, sementara gangguan pembentukan rantai beta disebut talasemia beta.

Talasemia terbagi menjadi tiga, yaitu, talasemia mayor, talasemia intermedia, dan talasemia minor atau carrier atau pembawa sifat. 

Penyandang talasemia umumnya memiliki gejala berupa pucat, perut tampak membesar karena pembengkakan limpa dan hati, dan apabila tidak diobati dengan baik akan terjadi perubahan bentuk tulang muka serta warna kulit menjadi hitam.

Pelaksana Tugas Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Dr dr Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, mengatakan, penyandang talasemia di Indonesia sampai saat ini ada 10.515 orang.

Editor : Dyah Ayu Pamela
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Cegah Klaster Baru, Pemkot Tangerang Tracing Covid dengan GeNose

5 tahun lalu

Infografis Amerika Serikat Bakal Donasikan Vaksin Covid

2 tahun lalu

Terapi Sel Punca Darah Bisa Bebaskan Pasien Talasemia dari Transfusi Darah Seumur Hidup 

4 tahun lalu

Anak-Anak Penderita Talasemia Antusias Ikuti Charity Children Camp, Orang Tua: Terima Kasih MNC Peduli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal