Dampak Pandemi Virus Korona bagi Penderita Gangguan Kecemasan dan OCD

Antara
Pandemi virus korona berdampak bagi penderita gangguan kecemasan dan OCD. (Foto: AFP)

Gina membagikan sejumlah kiat bagi mereka yang memiliki gangguan anxietas dan obsesif kompulsif agar lebih siap menghadapi pandemi Covid-19 maupun penyakit lainnya.

"Pertama adalah mengenali emosi yang dirasakan, dan melakukan berbagai hal yang dapat menginterupsi atau menurunkan intensitas kecemasan yang dialami," kata psikiater RSCM itu.

Langkah lainnya ialah memilih dan memilah informasi hanya dari sumber yang kredibel dan akurat, serta membatasi diri dalam menerima serta menanggapi informasi.

Gina menambahkan, menjaga kesehatan fisik juga tak kalah penting untuk menjaga kesehatan mental.

"Caranya dengan mengonsumsi makanan bergizi, cukup minum dan cukup tidur, serta melakukan aktivitas fisik dan menjauhi rokok, alkohol dan narkoba," ujar Gina.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Health
2 hari lalu

Wanita yang Kurang Tidur Susah Turunkan Berat Badan, Kok Bisa?

Health
3 hari lalu

Gejala Campak yang Harus Diwaspadai, Ruam Merah di Belakang Telinga!

Health
3 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Health
3 hari lalu

Campak Mewabah di Indonesia, 572 Kasus Terkonfirmasi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal