Fakta Menarik! Plasma Darah Bisa Jadi Bahan Baku Obat, Begini Pemanfaatannya

Muhammad Sukardi
Ilustrasi plasma darah. (Foto: Ilustrasi AI)

Dari sisi pemerintah, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lucia Rizka Andalusia, mengatakan penguatan ekosistem plasma membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk layanan kesehatan, layanan darah dan plasma, komunitas pasien, donor serta industri.

"Penguatan ekosistem plasma Indonesia dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah, institusi kesehatan, layanan darah dan plasma, komunitas pasien, donor, dan industri," ujar Lucia.

Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Siti Nadia Tarmizi menambahkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai plasma juga perlu diperkuat karena kontribusi donor memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan pasien.

"Produk Obat Derivat Plasma (PODP) dapat berperan penting dalam perawatan berkelanjutan bagi pasien dengan kondisi seperti hemofilia dan imunodefisiensi primer," kata Nadia.

Upaya meningkatkan pemahaman mengenai plasma dan donasi tersebut menjadi salah satu fokus International Plasma Awareness Week 2026 yang berlangsung pada 5-9 Oktober 2026 dengan tema 'Plasma Powers Possibility'.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
7 jam lalu

Chika Jessica Cemas Ibunda Alami Komplikasi Ginjal dan Jantung, Harus Cuci Darah

18 jam lalu

Beda Donor Darah dan Donor Plasma, Ini Penjelasan Dokter

21 jam lalu

Plasma Darah Bisa Jadi Penopang Hidup Pasien Hemofilia, Ini Alasannya

2 hari lalu

Penderita Diabetes Bolehkah Makan Telur Setiap Hari? Cek Pengaruhnya pada Gula Darah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal