Hipertensi Marak Serang Usia Muda, Waspada Tanpa Gejala

Mei Sada Sirait
Kondisi tekanan darah tinggi kini justru semakin banyak ditemukan pada kelompok usia muda. (Foto: Ilustrasi/AI)

Rizal menyebut banyak orang merasa sehat meski sebenarnya tekanan darah mereka sudah berada di level berbahaya. Kondisi ini membuat hipertensi kerap dijuluki sebagai “silent killer”.

“Orang bisa merasa baik-baik aja meski tensinya over 190 mmHg. Ini kejadian dan banyak,” katanya.

Dia menegaskan, hipertensi bukan sekadar angka tinggi saat pemeriksaan, melainkan kondisi tekanan darah yang terus-menerus tinggi dan dapat merusak organ tubuh secara perlahan.

“Hipertensi itu bukan cuma soal angka tensi jelek pas dicek, tapi soal paparan tekanan tinggi yang jalan terus-menerus,” tulisnya.

Jika dibiarkan, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku serta meningkatkan beban kerja organ vital seperti jantung, ginjal, dan otak.

Karena itu, dia mengingatkan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin, meskipun tidak merasakan gejala. Selain itu, menerapkan pola hidup sehat dan mengelola stres menjadi langkah penting untuk mencegah hipertensi sejak usia muda.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
8 hari lalu

7 Juta Orang Indonesia Terdeteksi Hipertensi, Menkes Buka Suara!

31 hari lalu

Merasa Sehat Lalu Stop Obat Hipertensi? Dokter Ungkap Dampaknya pada Jantung

1 bulan lalu

Benarkah Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Dokter Ungkap Fakta Ini

2 bulan lalu

Jangan Kaget Tensi Tak Langsung Turun setelah Kurangi Garam, Butuh Waktu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal